Metamorfosis IXIA Membuahkan Lagu Baru Yang Keren Banget!

Share Artikel Ini!

Gue lagi girang nih karena baru nemuin salah satu band bagus di Jakarta, yap mereka adalah IXIA.

Gue merasakan sesuatu yang fresh di musik mereka karena di Indonesia agak jarang gue temuin band yang bisa ngawinin teduh dan indah nya post-rock sama metalcore. Kalo kalian suka sama band band kaya Silent Planet, In Hearts Wake, Northlane atau Novelist, IXIA gak boleh banget buat kalian lewatin!

Mereka baru aja ngerilis materi berjudul ‘Metamorph‘. Visual dari video ini cukup manjain mata gue karena biasanya orang nge ekspos pantai sebagai tempat yang penuh dengan keceriaan, tapi mereka di video ini justru nunjukin kalo pantai adalah tempat yang sepi dan suram.

Yok simak obrolan gue bareng Dimas, Hamdy, dan Vito dari IXIA!

Well, halo IXIA! Gue belum terlalu tahu tentang kalian, monggo di ceritain gimana kalian terbentuk sama siapa aja sih member nya.

Dimas : IXIA terbentuk pada tahun 2016. Dan mulai sebelumnya bernama Crime Of Violence, yang terbentuk tahun 2008. Pada tahun 2014 gua join di COV diajak sama Asido Sigit (Crows As Divine). COV saat itu beranggotakan Dimas (Vokal) Asido (Gitar), Agung (Bass), Ical (drum) dan dengan materi baru ketika masuk nya gua mengisi vocal untuk single ‘Generation‘. Lalu karena terjadi ketidak cocokan visi, Asido dan Agung memutuskan untuk keluar, dan beberapa kali ganti personil untuk mencari kecocokan visi akhirnya Gua dan Ical ngebuat konsep baru dalam warna music Cov, dan bertemu dengan Ugi untuk mengisi posisi gitar, dan Gazza di posisi bass. Lalu Ugi mengajak Hamdy. Dan tepat nya pada tanggal 26 oktober 2016, Crime Of Violence resmi berganti nama menjadi IXIA dengan mengusung warna music, lirik, dan konsep yang lebih matang. Dan pada awal tahun 2017, Gazza memutuskan keluar dan digantikan oleh Vito untuk mengisi posisi bass dan clean vocal.

Gue udah pernah denger materi lama kalian, tapi kayanya di ‘Metamorph’ ini musik kalian jadi lebih mateng dan dewasa ya? Plus lirik lagu ini tentang apa si? Apakah juga nyeritain metamorfosis kalian sebagai band?

Hamdy : Untuk ‘Metamorph’ sendiri sebenernya intinya nyeritain tentang perubahan pandangan seseorang dari yang tadinya suram, selalu ngerasa terpuruk sampe akhirnya dia nemuin 1 titik dimana dia ngerasa “nah ini baru baru bener”. Tapi dengan cara yang sebener nya dia ga perlu cari sampe ke titik yang bener itu. Dia cuma perlu sadarin aja. ‘Metamorph’ itu juga mendefinisikan IXIA nya sendiri sih. Banyak pendewasaan dari segi lirik atau pun musik dari IXIA sebelum nya. Ditambah lagi sekarang ada clean vocal dari Vito. Vito join di IXIA sebagai bassist. Tapi karna nyanyi nya lebih bagus daripada main bass nya, jadi kita suruh nyanyi aja hahaha.

Vito : Tambahan kali penting Pada dasarnya sih gue enggak banyak berkontribusi dalam penciptaan ‘Metamorph’ bang, tapi entah kenapa lagu itu punya representasi yang cocok menggambarkan metamorfosis di diri gue pribadi. Dari vito yang dulunya vokalis di band pop punk tiba-tiba bergeser main bass, yah sumbang suara sedikitlah haha. Dan menurut gue, bukan cuma gue yg pernah buat perubahan-perubahan signifikan dalam hidup, banyak orang yang juga pada akhirnya harus ‘bermetamorfosis’ sebelum meraih sesuatu dalam hidupnya.

Sebagai salah satu band metalcore asal Jakarta, gimana tanggapan kalian akan kondisi scene metal di Jakarta sendiri saat ini, harapan apa yang kalian punya dan gimana caranya agar scene kita ini bergolak lebih keras lagi?

Vito : Sebenarnya scene metalcore sekarang sedang dalam kondisi yang baik ya, cuma memang ada beberapa perubahan di industri yang sedikit bergeser. Contoh: era 2000an sampai 2010 lah katakan, band metalcore ya intinya buat album, artwork, acara. Promo MySpace, sudah asik. Tapi liat sekarang, buat album modal mahal, mau buat acara, venuenya di mana? Promo di satu medsos ga nutup juga. Jadi ya memang band metalcore sekarang ya harus lebih memperhatikan perkembangan teknologi sih dan menciptakan karya (ga harus album) tapi yang bisa menjangkau telinga orang + visual, youtube, instagram is vital, tapi spotify or and other streaming media is also important. Jadi ya, itu sih yang harus lebih diperhatikan banyak band. Plus ya memanfaatkan venue venue yang tersisa di jakarta untuk buat acara sederhana tapi berkualitas. Soalnya kadang org sekarang juga buat acara gigs kecil aja regisnya enggak masuk akal, harga tiket masuknya juga. Pendapat gue. Kira kira gitu.

Hamdy : Tapi ada yang lebih ga masuk akal lagi sih to. Meet n greet artis tiktok haha.

Vito : Saat gue hampir mau meninggalkan IXIA demi tiktok aplikasi itu malah ditutup.

Hamdy : Gw selalu ngakak klo bahas soal tiktok hahaha.

Haha Tiktok emang lagi jadi fenomena ya. Well terakhir, apa rencana kalian di tahun ini? Rilis EP atau Album mungkin?

Hamdy : Target IXIA akhir tahun ini rilis album. Konsep, artwork, dll udah siap. Tinggal produksi lagu nya aja, masih kurang 1 lagi. Ada beberapa konten di youtube juga tentang ‘Metamorph’ yang nanti akan kita upload.

Yoi guys, itu dia tadi obrolan gue bareng IXIA dan lo semua harus banget denger lagu baru mereka!

IXIA – Metamorph (Lyrics)

Day after day that i’ve been trough
Keep walking on my neverending confusion
I face the sun, with scars on my face
The old me has set me to fall, to this nightmare
I can hear these voices inside my head
I can feel these calling within my heart
Now, i can see what i cannot see

I am revive

Split my chest, taking out my demon
Purify my perception
Swallowing everything that i know
Stimulate my inner-self to lead the way
Let the light be my guidance

And i choose this way
to let the old me fading away by time
Too see a brighter sky
Releasing my soul to the divine

There’s no place for me to cry
so loud in sickness,
for all the pain that torture my soul,
i’ll be dead and i’ll be born again,
for all the bricks that broken my neck,
i’ll be dead and i’ll be born again

An eye for an eye it just make the whole world blind
We’re sinking in the deep ocean
Seeking the light inside ourselves
We’re stuck in bottomless freefall

We are revive

Oh ya gaes jangan lupa juga buat dengerin album terbaru band gue, Sequel Of Sunday di bawah sokin yaw!

I play bass for Sequel Of Sunday, i love noodles and eating.

Share Artikel Ini!

Leave a Reply