Grief, Band Hardcore Baru Yang Berwajah Lama

Share Artikel Ini!

Bandung-Jakarta itu udah kaya Malaysia dan Indonesia. Dua dua nya selalu di jadiin perbandingan oleh banyak orang. Mulai dari kota nya, klub bola nya, sampe band band nya!

Dua kota ini dikenal sebagai musuh bebuyutan dalam menelurkan band band berkualitas. Karena dari dulu banyak band gede yang lahir dari dua kota di pulau jawa ini. Tapi apa jadinya kalo malah dua orang dari kota yang berbeda ini, bersatu, dan bikin band?

Grief adalah band baru bentukan Danny Supit yang tidak lain dan tidak bukan adalah mantan vokalis band metalcore dari Jakarta yang baru aja bubar, Sequel Of Sunday dan Ahmad Zacky yang sampe sekarang masih aktif main bass (tapi disini doi main gitar) di band metalcore asal Bandung, yaitu Colours And Carousels. Tidak lupa mereka berdua ngerekrut Akbar dari unit Hardcore Punk Bandung, Glare And Peel untuk ngegebukin drum. Karena apa jadinya band hardcore tanpa seorang drummer..

Musik nya Grief sangat terpengaruh band band Melodic Hardcore kaya Counterparts, Comeback Kid, Hundredth dan Capsize era awal.

Yang ngebedain mereka dari band Melodic Hardcore lokal lain adalah..

Musik hardcore yang intens dan vokal Danny yang ga berusaha keras untuk jadi vokalis Hardcore. Karakter vokal dia masih sama seperti kaya dulu kita denger di Sequel Of Sunday. Paduan vokal unik Danny dan Melodic Hardcore jadi sesuatu yang sangat fresh untuk lo denger.

In Doubt‘ adalah rilisan musik pertama yang mereka rilis. Setelah dulu Sequel dan CNC lebih vokal neriakin masalah sosial dalam liriknya, di Grief mereka berdua mencoba ngangkat hal yang lebih personal. Katanya sih biar pendengar bisa lebih relate terhadap lirik yang mereka nyanyiin.

Hubungan Jakarta-Bandung tidak selalu memanas. Grief adalah contoh yang nyata kalo dua kota ini bisa bersatu dalam berkesenian.

Mari kita tunggu gebrakan lain yang bakal mereka lakuin!

I play bass for Sequel Of Sunday, i love noodles and eating.

Share Artikel Ini!

Leave a Reply