Yuk Bernostalgia! Dengan OST Detective Conan Bernuansa Djent Dari AION

Nih ya, buat lo lo semua yang hidup dan tumbuh di awal 2000an, pasti gak akan asing sama anime jepang bernama Detective Conan.

Yap, anime tentang detektif remaja pemberantas kejahatan dan kriminalitas ini sangat akrab buat kita semua yang rajin mantengin TV di pagi hari kala itu. Yang namanya anime pasti ada lagu pembuka atau opening song nya, dan emang hampir semua anime yang dulu tayang pas kita kecil, pasti lagunya di bikin ke versi bahasa Indonesia. Detective Conan juga punya lagu opening yang lumayan akrab di telinga kita semua.

Fast forward hampir 20 tahun kemudian, ada sebuah kolaborasi ciamik yang mencoba untuk mengaransemen ulang lagu pembuka Detective Conan versi Indonesia dengan musik yang lebih gahar. Pelaku nya adalah AION yang merupakan proyek Yutsi, yang kita kenal luas sebagai gitaris dari band Djent, Dunia. Disini Yutsi mengajak Joshua Deacon (Dunia), Yudhi Prama, Febriansyah Nur (Xenochrist), dan screamer dari band Post-Hardcore asal Depok, Velhinha, siapa lagi kalo bukan Troy Adi Woo. Mereka semua mungkin adalah anak anak yang dulu doyan nongkrong di depan TV tiap jam 8 pagi untuk nonton Detective Conan, dan sekarang setelah tumbuh dewasa dan jago main musik, mereka nyoba nge cover lagu yang menjadi bagian dari masa kecil nya.

Kiprah Yutsi sendiri di dalam dunia cover meng cover lagu anime sama sekali gak bisa di anggap remeh. AION adalah proyek gabungan antara Yutsi, Joshua, Yudhi dan Wibi. Setelah Wibi gak ambil bagian di lagu ini, posisi bass di isi oleh bassist muda yang mainnya gila banget, Febri dari Xenochrist.

Yusti pernah mengcover lagu opening dari Captain Tsubasa dan Dragon Ball Z yang masing masing video nya sekarang sudah mencapai viewers lebih dari satu juta kali! Gokil banget kan?

Mari kita review lagunya!

Aroma Djent masih sangat terasa di lagu ini, karena emang ini lah senjata andalan Yutsi. Di lagu ini semua nya bersenang senang. Riff-riff gitar yang kompleks bertebaran di mana mana, belum lagi permainan drum nya Joshua yang selalu ngebuat gua heran, kenapa ini orang bisa jago banget. Makan apa sih dia? haha.
Febri pun gak mau kalah untuk unjuk gigi, betotan bassnya setia mengawal riff gitar dan beat drum yang progresif.

Pada departemen vokal, Yudhi melakukan tugasnya dengan sangat baik, walaupun gak menjadi highlight dari lagunya, suara Yudhi cukup memberikan efek nostalgia yang kuat, karena karakter suaranya sekilas mirip dengan penyanyi asli nya.
Selipan scream dari Troy juga sangat efektif walau gak di kasih porsi yang banyak, sekaligus memberi pengobat rindu karena udah lama Velhinha gak merilis materi baru.

Troy Adi Woo from Velhinha


Eh ada yang ketinggalan, kalo lo pikir musik di lagu ini cuma Djent yang progresif dan kompleks, lo salah besar. Siap siap aja di buat karena ada interlude di tengah lagu yang bikin gue merinding.

Trio Brass (Saxofon, Trombone, Trumpet) bernama Brass Kencur membuat nuansa nostalgia semakin kental, karena mereka memainkan scoring tema Detective Conan berjudul ‘Case Closed’ di iringi oleh musik Progressive Metal yang di kawal oleh Yutsi, Joshua, dan Febri. Kalo kalian fans dari Detective Conan, pasti gak asing dengan scoring ini, karena biasanya di mainkan pas Conan mau mengungkap siapa tersangka nya.

Setelah scoring selesai, kita di kasih twist yang bikin gue kaget sih, karena ganasnya Djent yang mereka geber dari awal tau tau berubah jadi Synthwave era 80an haha.
Rasanya sih kurang lebih kaya lo lagi headbang gila-gilaan tau tau langsung berasa kaya di disko. Sebuah twist kecil yang menunjukkan kalo AION berisi musisi musisi yang semuanya jago bin jenius.

Kerja bagus Yusti dan kawan-kawan! Kalian telah mengobati kerinduan kita semua terhadap sajian kartun bagus di pagi hari, karena hampir semua stasiun tv udah jarang nayangin film kartun anak anak di era sekarang ini.

Sebuah cover yang istimewa!

Leave a Reply